Pernah memotret model anak-anak? Pasti sering lah ya?  Keponakan, cucu bahkan anak sendiri ya kann? Apalagi jaman sekarang, kamera ada dalam genggaman, dengan handphone yang dilengkapi kamera, urusan cekrek..cekrekk..lancar,  tanpa kuatir boros filem/klise seperti dahulu hehe.

Nah, itu juga yang menjadi ritual kami di Menthik batik, ketika ada desain baru baju untuk anak, maka urusan menyiapkan katalog mau tidak mau akan menghadirkan urusan dengan model anak-anak, kegiatan memotret ini biasa kami lakukan hampir setiap 2- 4 bulan sekali. Dari kumpulan pengalaman ketika memotret itulah dan setelah saya diskusikan dengan tim photographer, paling tidak ini lho yang mau kami bagi, sebagai tips bila anda akan memotret model anak,

Pertama; kunci paling awal adalah sabar
Yup! karakter model anak kan tidak bisa kita samakan dengan model dewasa, berhadapan dengan mereka, maka artinya kita akan bermain pada dunia mereka, ceria, lari kesana kemari, nggak focus, moody dll. Tapi dengan kunci sabar maka tak mustahil jepretan foto anda akan istimewa!

Kedua: Posisikan diri anda sejajar
Karena tinggi badan anak pasti lebih pendek dari kita, maka perlu untuk membuat angle yang keren dengan sedikit usaha dari kita yang mau motret, untuk itu kita harus membungkuk, merendahkan posisi badan, sampai berbaring demi dapat  hasil yang seru.

Ketiga : Memotret di luar ruangan
Dibandingkan memotret di dalam studio, kami lebih merekomendasikan memotret di luar ruangan, cahaya alami matahari akan jadi pilihan untuk lighting yang paling juara, hal ini penting, untuk mengimbangi karakter anak kecil yang cenderung tidak mau duduk diam, kecuali beberapa model yang biasa difoto dan sadar kamera ya?..he..he. Oleh karenanya, memilih waktu matahari pagi atau sore hari sebelum matahari tenggelam, bisa jadi pilihan yang pas, sehingga anak tidak kepanasan dan nyaman untuk bergaya di depan kamera.

Keempat :Candid lebih baik
Lupakan memberi instruksi seperti; senyum sayang…!, cheeeseee…! dan sebagainya, karena yang akan mucul di kamera adalah senyuman yang kurang alami, silahkan berburu pose terbaik model anak dengan cari mencuri-curi pose mereka alias candid, selain menghindari anak yang malu, juga hasil lebih hidup dan natural.

 

Kelima: Sertakan teman dan benda yang menarik
Untuk beberapa model, sering kami alami bahwa menyertakan model anak sebagai bagian dari suasana akan lebih mudah, misalnya ada model dewasa atau foto bersama teman-teman atau berbarengan, juga kehadiran orang-orang yang biasa dia kenal, sehingga anak merasa santai dan menikmati suasana pemotretan. Demikian juga dengan memberikan mainan yang membuat model anak jadi semangat dan senang.

Keenam : Perhatikan background
Biasanya model anak lebih sering mengenakan pakaian atau pernak-pernik yang ceria dan berwarna-warni, maka pemilihan background yang simple akan membuat objek pemotretan tetap stand out, tidak ruwet dengan ornamen – ornamen di belakangnya. Nah..begitulah kira-kira.

Selamat mencoba. ES